Halo Sobat ! | Members area : Register | Sign in
About me | SiteMap | Arsip | Terms of Use | Dcma Disclaimer
Read more: http://yuliabloggerindonesia.blogspot.com/2012/10/cara-membuat-judul-berjalan-bergantian.html#ixzz2a2ga6oDr
Free Music Online
Free Music Online

free music at divine-music.info
ardan 46. Diberdayakan oleh Blogger.

Total Tayangan Laman

video balap Dx-2

Loading...

Translate

Arsip Blog

PERATURAN DRAG BIKE...........

Selasa, 22 Januari 2013

PERATURAN DRAG BIKE


DRAG RACE balapan di trek lurus berjarak pendek 402 meter (jarak trek International) tapi di Indonesia saat ini kebanyakan berjarak 201 meter (mungkin karena sulit mencari trek lurus 402 meter ditambah jarak pengereman 200 meteran) yang diperlukan adalah kecepatan spontan dari 0 – ? dijarak terbatas 201 meter dengan demikian diperlukan power mesin dan torsi yang sesuai (tidak harus besar, karena akan sulit dikendalikan) untuk gear harus disesuaikan dengan power engine nya juga. intinya bagaimana mendapat waktu tercepat sampai pada garis finish. (Motor Drag) apa aja yang perlu diubah? Konsekuensi Motor Drag/Motor dengan perubahan maksimal :
- Bahan bakar lebih boros
- Suara mesin lebih kasar
- Mesin cenderung berumur pendek daripada mesin standar
STEP-STEP PERUBAHAN MENGUBAH INTAKE SISTEM
- Pake filter tipis/dilepas
- Pake leher angsa (intake manifold) yang lebih pendek
- Pake karburator dengan lubang venturi yang lebih besar
- Jika perlu penambahan, Maen Forced Induction (Turbocharger, Supercharger, Nos)
- Memperbaiki Efisiensi Folumetrik (panjangin batang klep, memperbesar diameter klep)
MENGUBAH PEMPROSESAN
- Ganti Noken As yang berdurasi Tinggi
- Ganti/modifikasi Head untuk meningkatkan efisiensi dan kompresi
- Ganti piston yang lebih lebar diameternya dan lebih panjang diukur dari   lubang pin pistonnya (awas antara head dengan klep)
- Ganti busi kompresi tinggi
- Ganti koil (koil mobil kalo sanggup)
- Mengubah Exaust Sistem
- Meperlancar lubang pembuangan (Mesin)
- Memperbesar lubang pembuangan (Knalpot)
- Mengganti knalpot dengan yang lebih lancar
 Knalpot untuk motor drag harus memperhatikan perbandingan kompresi, campuran bahan bakar dan udara atau setingan main jet dan pilot jetnya. Karena banyak terjadi pada putaran rendah akselerasi pas, tapi pada RPM tinggi kurang maksimal.
PERATURAN DRAG BIKE A. LINTASAN UNTUK DRAG BIKE

1. Lintasan terdiri dari dua buah jalur dengan lintasan pacu dari Garis Start sampai dengan Garis Finish sepanjang 201 meter dan panjang lintasan pengereman sepanjang 201 meter.
2. Lebar lintasan pacu minimal 4 meter tiap jalur.
3. Lintasan harus bebas dari halangan/hambatan, dengan kondisi jalur aspal yang datar dan rata.
 4. Lintasan pacu dan pengereman harus diberi pemisah jalur yang tidak menghalangi pandangan dengan ban atau karung dengan tinggi minimal 60 cm.
5. Lintasan pacu dan pengereman yang berbatasan dengan penonton wajib dipisahkan dengan pagar pembatas yang tertutup rapat, Minimal 1,5 meter dari tepi jalur lintasan.
6. Dibelakang garis start harus disediakan daerah untuk persiapan, line up dan start dengan minimal panjang 10 meter.
 PESERTA
 1. Peserta wajib memiliki Kartu Izin Start untuk Kategori Balap Motor.
2. Setiap peserta hanya diijinkan untuk mengikuti maksimal 3 kelas Utama.
3. Setiap peserta diwajibkan memakai satu nomor start di setiap kelas yang diikuti.
4. Setiap peserta hanya boleh mendaftar satu kali di kelas yang sama.
5. Setiap peserta wajib mendaftar minimal satu kelas di Kelas Utama.
6. Penggantian peserta sesudah scruttinering dilarang keras.
 KELAS-KELAS UTAMA
 Kelas-kelas Utama yang dilombakan untuk Kejuaraan Nasional Drag Bike adalah :
1. Kelas Campuran      250 cc 2 Langkah Tune Up
2. Kelas Bebek            125 cc 4 Langkah Tune Up
3. Kelas Sport             150 cc 2 Langkah Tune Up
4. Kelas Bebek            125 cc 2 Langkah Tune Up
Adapun kelas-kelas lainnya merupakan Kelas Pendukung  
BATAS KAPASITAS SILINDER Kelas
Campuran        250 cc 2 Langkah Tune Up : 80 cc     s/d       250 cc
Kelas Bebek    125 cc 4 Langkah Tune Up : 80 cc     s/d       130 cc
Kelas Sport     150 cc 2 Langkah Tune Up : 135 cc   s/d       155 cc
Kelas Bebek    125 cc 2 Langkah Tune Up : 80 cc     s/d       125 cc
 TATA CARA LOMBA
1. Lomba dilaksanakan dalam 2 heat.
2. Urutan start Heat kedua berdasarkan hasil dari Heat Pertama. Waktu terkecil pertama start dahulu, dilanjutkan urutan waktu terkecil kedua dan seterusnya.
3. Pada saat peserta masuk ke area starting, peserta akan ditentukan panitia jalur mana yang akan dipergunakan peserta tersebut (jalur A atau B),dengan jalur yang berbeda setiap heat.
4. Peserta wajib membawa kendaraannya dan hadir ditempat start sesuai dengan jadwal start untuk kelas tersebut.
5. Peserta yang terlambat hadir 5 menit setelah peserta terakhir didalam kelas tersebut dianggap mengundurkan diri.
6. Tidak diperbolehkan memperbaiki kendaraan di area starting.
7. Tidak diperbolehkan memindahkan gigi dengan tangan.
8. Kedua tangan harus memegang stang kendaraan dan tidak diperbolehkan mengangkat kaki, baik sebelah maupun kedua-duanya keatas jok.
9. Peserta yang mencuri start langsung dikenakan sanksi Diskualifikasi.
10. Start dilakukan dalam keadaan mesin hidup/menyala.
11. Perlombaan ini terdiri dari dua heat yang mengambil waktu tempuh tercepat dalam detik dan pecahannya (Best time).
12. Pencatatan waktu dilakukan digaris Finish yang dilakukan dengan alat cetak dan didukung pencatatan biasa (alat cetak waktu bukan suatu keharusan).
13. Hasil waktu tempuh peserta yang
dikeluarkan oleh kamar hitung adalah mutlak dan tidak dapat diprotes/diganggu gugat.
14. Jika terjadi nilai waktu yang sama, pemenang ditentukan dari catatan waktu yang terbaik di heat kedua.
15. Bila masih sama, untuk menentukan pemenang dilihat dari kapasitas cc yang lebih kecil.
16. Ada atau tidaknya suatu protes panitia berhak memerintahkan pembongkaran mesin kendaraan peserta.
Sanksi : Diskualifikasi.
PENGHENTIAN LOMBA DAN RESTART.
Jika lomba harus dihentikan, baik karena ada kecelakaan, cuaca yang tidak mengijinkan atau munculnya situasi yang membahayakan apabila lomba diteruskan, maka Pimpinan Perlombaan akan mengumumkannya di garis start. Batas waktu 30 menit setelah lomba dihentikan, diadakan pemantauan situasi bersama Dewan Juri. Keputusan untuk menghentikan lomba (dengan alasan apapun), merupakan wewenang Pimpinan Perlombaan atau Dewan Juri. Apabila Pimpinan Perlombaan tidak di tempat, dapat dilakukan oleh Wakil Pimpinan Perlombaan. Apabila lomba dihentikan ketika start baru diselesaikan 3 pembalap atau kurang maka :
1. Lomba sebelum dihentikan dinyatakan batal.
2. Semua Pembalap yang mengikuti lomba dapat melakukan restart.
3. Jika lomba tidak mungkin dimulai kembali, maka lomba tersebut dianggap tidak dilaksanakan dan para Pembalap
tidak mendapat point kejuaraan.
4. Restart harus sudah dilakukan selambat-lambatnya 30 menit setelah penghentian lomba. Apabila lomba dihentikan setelah start diselesaikan 3 pembalap atau lebih, tetapi di bawah 2/3 dari jumlah peserta yang terdaftar di kelas tersebut, maka :
1. Bagian dari lomba sebelum dihentikan dinyatakan sah dan merupakan bagian dari lomba secara keseluruhan.
2. Hasil bagian sebelum lomba dihentikan diambil /dihitung saat para pembalap menyelesaikan start secara penuh tanpa ada tanda Bendera Merah.Dengan demikian maka :
1. Pembalap yang diperbolehkan melakukan restart, adalah mereka yang belum melakukan start di bagian lomba sebelum dihentikan.
2. Pembalap diperbolehkan melakukan perbaikan pada motornya.
3. Restart harus dilakukan selambat-lambatnya 30 menit setelah lomba dihentikan.
4. Apabila restart tidak mungkin dilaksanakan dan lomba dinyatakan selesai sampai saat dihentikan, maka point/ nilai kejuaraan yang diberikan kepada para pemenang adalah setengah dari point kejuaraan yang tercantum dalam Peraturan Pelengkap. Apabila 2/3 dari jumah lap yang tercantum dalam Peraturan Pelengkap telah diselesaikan, maka :
1. Lomba dinyatakan selesai.
2. Posisi/Peringkat Pembalap ditentukan oleh hasil masing- masing Pembalap s/d saat dihentikan.
3. Point/nilai kejuaraan diberikan secara penuh.
POINT DAN HADIAH UNTUK SETIAP KELAS UTAMA : POINT/ANGKA/NILAI KEJUARAAN.
1. Point/angka diberikan kepada pemenang :
1. Tiap Heat : pada lomba yang terdiri dari beberapa Heat.
2. Peserta akan kehilangan seluruh point yang diraihnya apabila memanipulasi data nama asli sesuai kartu pengenal sah, umur, domisili, kategori maupun data lainnya. Dilarang keras memakai nama panggilan, alias maupun julukan.
3. Tiap Putaran perlombaan dari suatu rangkaian seri kejuaraan.
2. Point/angka yang diberikan kepada pemenang adalah :
Pemenang ke 1
= 25
Pemenang ke 2
= 20
Pemenang ke 3
= 16
Pemenang ke 4
= 13
Pemenang ke 5
= 11
Pemenang ke 6
= 10
Pemenang ke 7
= 9
Pemenang ke 8
= 8
Pemenang ke 9
= 7
Pemenang ke 10
= 6
Pemenang ke 11
= 5
Pemenang ke 12
= 4
Pemenang ke 13
= 3
Pemenang ke 14
= 2
Pemenang ke 15
= 1
  1. Hadiah :
Juara I Rp. 1.250.000,- + Piala
Juara II Rp. 1.000.000,- + Piala
Juara III Rp. 800.000,- + Piala
Juara IV Rp. 600.000,- + Piala
Juara V Rp. 400.000,- + Piala
Hadiah uang tersebut dibagikan
dengan ketentuan :
1. Keseluruhan hadiah uang tersebut diatas dibagikan apabila jumlah pembalap yang mengikuti kelas tersebut sekurang-kurangnya 15 peserta.
2. Apabila jumlah pembalap yang mengikuti kelas tersebut 12 peserta atau lebih tetapi kurang dari 15 peserta, hadiah uang hanya diberikan kepadaJuara I, II, III. Sedangkan Juara IV dan V hanya menerima Piala saja.
3. Apabila jumlah pembalap yang mengikuti kelas tersebut hanya 8
peserta atau lebih tetapi kurang dari 12 peserta, maka hadiah uangnya hanya diberikan kepada juara I, sedangkan Juara II – IV hanya menerima Piala saja.
BIAYA PENDAFTARAN
Biaya pendaftaran maksimal sebesar
Rp 200.000,-
SPESIKASI GERBANG START DAN LAMPU START
1. Lampu berada ditengah lintasan berjarak 3-4 meter dari garis/ gerbang start dengan ketinggian 2–2,5 meter dari permukaan lintasan.
2. Garis start berupa 2 garis lurus sejajar melintang dilintasan dengan jarak 50 cm pada saat peserta melakukan start roda depan berada diantara 2 garis tersebut dalam keadaan diam/ statis.
3. Sensor jump start sejajar dengan garis luar (pasal 8.2)
4. Start dilakukan pada saat lampu merah padam (apabila mengunakan lampu merah) atau pada saat lampu hijau menyala (apabila mengunakansystem Chrismas Tree).
PERATURAN TENTANG TEKNIK MOTOR DRAG BIKE
Kendaraan yang diperbolehkan turut serta adalah semua sepeda motor yang diproduksi negara Asia, kecuali pada kelas Campuran. Untuk semua kelas, ketentuan masalah teknik kendaraan yang boleh dirubah atau diganti adalah :
1. Kapasitas mesin sesuai dengan kelasnya masing-masing.
2. Pelek depan dan belakang diperbolehkan diganti dengan minimum 16 inci dan maksimum 19 inci dan merupakan pelek untuk sepeda motor.
3. Ban bebas, baik slick maupun non slick. Akan tetapi harus mempunyai kedalaman minimal 2 mm dan merupakan ban untuk sepeda motor, dengan ukuran minimal 2.00.
4. Ukuran-ukuran ban minimal 50/90 – 17 depan
5. Ukuran-ukuran ban minimal 60/90 – 17 belakang
6. Spatbord depan harus terpasang boleh dirubah/diganti.
7. Rem depan dan belakang harus terpasang dan berfungsi sempurna.
8. Rangka diperbolehkan dibor, dengan batasan minimal 10 cm dari sambungan rangka.
9. Suspensi depan dan belakang boleh dirubah atau diganti, akan tetapi sistem suspensi depan harus merupakan jenis telescopic dengan hydroulic atau friction dumping dan tidak membahayakan peserta. Diperbolehkan memasang stabilisator.
10. Suspensi depan mempunyai spasi gerak peredaman minimal 5 cm.
11. Panjang atas sisa as suspensi depan tidak boleh menonjol lebih dari 5 cm di atas stang dan diberi tutup pengaman.
12. Suspensi belakang boleh dirubah atau diganti dari suspensi ganda menjadi monoshock atau sebaliknya dari monoshock menjadi ganda.
13. Tangki bahan bakar boleh dirubah atau diganti tetapi harus terpasang dengan kuat pada rangka dan bahan bakar tidak mudah tumpah, di mana pengganti tangki tidak boleh terbuat dari bahan plastik (tabung oli, jerigen dan lain-lain dilarang, kecuali bawaan dari pabrik) dan harus mempunyai katup/ kran pembuka dan penutup.
14. Tangki bahan bakar tidak boleh merupakan bagian dari kerangka/frame kendaraan.
15. Wajib memasang tombol cut off (pemutus arus) untuk mematikan mesin.
16. Jok boleh dirubah atau diganti dan dirancang supaya pengendara aman dan nyaman duduk pada posisinya, harus terpasang kuat dengan ketebalan minimum 3 cm, serta harus mempunyai rangka tersendiri.
17. Posisi pijakan kaki/footstep boleh dirubah atau diganti.
18. Pipa knalpot boleh diganti, tetapi panjangnya ke belakang tidak melebihi ban belakang dan tidak mengenai pengendara, tangki bahan bakar atau ban.
19. Ujung stang/handlebar harus tertutup karet, sedangkan ujung batang handle rem dan kopling harus bundar, tidak boleh lancip dan runcing.
20. Diperbolehkan untuk melakukan modifikasi/perubahan untuk seluruh bagian dalam mesin dan perseneling (gear box).
21. Stang stir (pengemudi )boleh dirubah pakai system stang jepit.
22. Kedudukan tempat pijak (footstep) boleh dirubah/ dipindahkan kedudukannya .
23. Wajib membuat papan nomor untuk didepan motor boleh rata atau melengkung.
24. Berat kendaraan + pembalap sesuai dengan kelas-nya:Berat Kering (Tanpa bahan bakar)
1. Kelas Campuran      250 cc 2 Langkah Tune Up : 125 Kg.
2. Kelas Bebek            125 cc 4 Langkah Tune Up : 115 Kg.
3. Kelas Sport             150 cc 2 Langkah Tune Up : 125 Kg.
4. Kelas Bebek            125 cc 2 Langkah Tune Up : 115 Kg.
Balast atau pemberat harus berupa lempengan timah yang terikat dengan sempurna pada rangka tengah motor
1. Karburator bebas.
2. System pengapian bebas
LAIN-LAIN
1. Apabila ada pasal yang membahas hal yang sama antara Peraturan Balap Motor dengan Peraturan Drag Bike maka yang digunakan adalah Peraturan Drag Bike.
2. Apabila ada Peraturan yang belum tercakup di dalam Peraturan ini, semuanya mengacu kepada Peraturan Balap Motor, yaitu : Peraturan Dasar Olahraga Sepeda Motor Nasional berikut Lampiran- lampirannya.
SUMBER : www.imi.co.id/kejurnas

BURE up legenda 175 cc

BORE UP "HONDA LEGENDA" 173 CC ( piston Tiger )



Dalam dunia Drag Bike ,motor bebek "Legenda" mungkin hanya menempati kelas 4 tak 110 cc ,tapi bagaimana jadinya kalau motor bebek itu masuk kelas 4 tak 150 cc . Mungkinkah ? Pasti bisa! Mari kita kupas tuntas.

Honda Legenda akan dijejali piston berdiameter 63 mm ,pada blok cylinder dan cylinder cop milik Mocin Garuda 110 cc. Panjang total blok cylindernya 78 mm.
Konsekuensinya dua lubang dari keempat lubang bagian atas digeser naik 6 mm untuk memberi ruang makin membesarnya diameter linier cylinder yang kini menjadi 66 mm. Begitu juga dengan dua lubang bagian atas cylinder cop ,ikut dinaikan 6 mm. Hasilnya, lubang bagian atas lepas dari daging diral cylinder. Sebagai gantinya dapat memakai daging diral buatan yang dibor ulang. Agar dudukan sate kuat menopang cylinder cop, saat pengelasan digunakan umpan diral crank case.
Pembenahan dudukan katup juga dilakukan, titik bushing katup in dinaikan 9 mm dan titik bushing katup ex dinaikan 2 mm. Peluang menaikan katup ini juga diteruskan dengan penggantian katup dengan kepala 31 mm dan katup buangnya memakai 25,8 mm. Apabila ukuran diameter kepala katupnya tidak baku dan bisa diganti, asal titik bushingnya tetap berada pada toleransi tapet atau setelan katup.
Diameter dalam crank case juga dijadikan 67 mm. Perubahan posisi kedua baut dudukan blok cylinder dan cylinder cop sama dengan blok cylinder dan cylinder cop. Hanya dua baut bagian atas  yang dinaikan 6 mm. Dari segi kelayakan mekanis mesin memang akan menambah beban gesek dinding piston bagian bawah, sebab dipastikan cylinder jatuhnya lebih di atas dengan kemiringan 20 derajat. Gaya off set piston jadi kurang sempurna. Tak masalah hal ini juga disebabkan keterbatasan bahan part.
Bagaimana dengan nasib rantai camrat dengan posisi blok cylinder lebih ke atas ? Karet roll sebagai tensioner rantai camrat harus mengaplikasi milik Honda C-90 dengan diameter lebih besar agar tegangan yang dihasilkan tetap stabil.
Sampai sejauh ini problem di blok cylinder dan cylinder cop masih nol ,artinya riset dan eksperimen tergolong sukses.
Belum selesai ! Karena di bagian as kruk juga perlu dilakukan riset. Sebenarnya stroke Legenda yang cuma 49,5 mm dijadikan 55,5 mm,tapi tak melewat big end. Tipsnya ringkas ,langsung ganti dengan as kruk Honda Blade. Diameter total daun as kruknya 96 mm sementara punya legenda hanya 91 mm. Sirip crank case juga wajib dibabat habis dari jarak 48 mm keliling yang tersentral pada rumah bearing as kruk. Sipnya ,bobot as kruk Blade lebih unggul ,totalnya 1,95 Kg.
Masalah rumah bearing yang ada di as kruk mesti dijadikan 25 mm dari standartnya 22 mm, untuk mengikuti bearing as kruk Blade yang memakai jenis 6205 sama seperti yang dipakai F1Z dan Kaze. Jumlah peloran atau ball race ada 9, padahal standart Legenda cuma 7 biji. Dari segi vibra, ball race  lebih banyak lebih banyak paling halus. Dari segi efisiensi gesek peloran 7 lebih bagus. Tapi kalau motor bore up ,as kruk wajib tahan dihajar kompresi ekstrim kapasitas mesin yang menjadi 172,9 cc. Jadi bisa dikesampingkan masalah efisiensi geseknya.
Sekarang balik ke permasalahan dudukan komponen, sisi kiri as kruk Blade diameter nya 77 mm dan mesti dijadikan 73,5 mm mengikuti rotor motor magnet Legenda. Dari sisi panjangnya ,as kruk kiri Blade lebih pendek 4 mm. Sehingga ,rangkaian spul juga perlu digeser maju 4 mm.
Itulah cara mudah dan murah merubah motor Honda Legenda sama kencangnya  dengan Suzuki Satria F. Hanya dengan uang 2.5 - 4 juta !!
Bereksperimen lah dengan motormu !!

ubah motor harian jadi drag bike,,,,,,,,,,,

UBAH MOTOR HARIAN JADI DRAG BIKE


 Drag bike yang sedang ngetren dan banyak wadah untuk balapan, membuat penyuka kecepatan dan bengkel ingin berpartisipasi. Kenyataannya, drag bike tidak hanya dipakai untuk balap, juga sekadar penampilan sehari-hari. Alhasil, sepeda motor standar pun siap berubah wujud jadi lebih
kerempeng, ciri khas sepeda motor kencang itu. Spesifikasi drag bike di Indonesia termasuk minimalis. Tidak perlu canggih seperti di luar negeri. Kalo boleh dibilang, sepeda motor diubah seringan mungkin. Bagian yang tidak penting, dibuang saja supaya nggak nambah beban. Sederhananya, untuk mengubah sepeda motor menjadi model drag bike, bisa dilakukan dengan
beberapa langkah.

  1. Sasis / Frame
 Bila dirasa tidak sesuai dan kurang ringan, bisa diganti dengan yang baru. Inilah salah satu yang menghabiskan biaya. Kalau versi impor dari Jepang, sasis drag bike bisa mencapai Rp 10-25 juta. Kalau ingin murah dapat dilakukan cara melubangi rangka dengan dib or atau memotong frame yang tidak penting seperti frame ekor.
  1. Kaki-kaki
Untuk kaki-kaki, pilihlah sokbreker yang sesuai dengan ukuran sepeda motor. Ukuran ban juga disesuaikan, yaitu  50/90 untuk depan,dan 60/80 buat bagian belakang.Diameter pelek harus diperkecil, karena berhubungan dengan mesin yang akan di-bore up. Hitungannya berbeda kalau diameter ban tidak  cocok. Semakin besar kapasitas, diameter ban diperkecil karena harus menggunakan perbandingan gigi yang tepat.
  1. Bore-up
Agar bertenaga, mesin wajib dioprek. Penggantian biasanya dilakukan pada noken as, piston, karburator, kabel busi dan beberapa komponen lain dengan spesifikasi balap. Memperbesar langkah dan diameter piston (termasuk silinder) serta  perbandingan transmisi. Tak kalah penting.  perrbandingan gigi akhir merupakan faktor penting untuk meningkatkan performa.
  1. Body
Setelah bodi ringan, kaki-kaki oke, dan mesin  gahar, selanjutnya adalah settingan sepeda motor
sesuai bodi dan gaya si penunggang. Misalnya dengan pemakaian setang jepit, pijakan kaki baru, hingga jok datar dan tanpa tambahan busa (jadi tidak nyaman). Kemungkinan biaya akan berada di kisaran Rp 3-5 juta untuk yang murah, dan Rp 5-20 juta untuk spesifikasi heboh. Kalau ingin murah ,modif  sepeda motor matik saja. Pasalnya,  tidak perlu repot mengganti  gigi-gigi transmisi (rasio)  yang mahal. Cukup  memperbesar diameter silinder dan memperpanjang langkah. Untuk tampilan, bisa disesuaikan dengan selera.
Selanjutnya, drag bike versi rumahan pun siap dibesut, asal dipakai di wadah yang benar dan tidak lupa mengutamakana keselamatan.

drag style

Senin, 21 Januari 2013

Berikut ini kumpulan foto-foto Modifikasi Drag Style dari berbagai merek motor ada Satria,Beat,Jupiter z,Jupiter mx,Mio,Xeon,Vario,Ninja.Modifikasi Drag Style berikut ini wajib anda contoh bagi anda pecinta Drag Style.








tips modif mesin satria f balap

Kamis, 10 Januari 2013

tips modif mesin satria fu balap.......gazzzzz


Berikut ini bocoran seting balap liar buat pemilik suzuki satria fu150 dari hku racing motorsport. Banyak yang bilang di dunia persilatan balap liar yang keras, kapasitas mesin mesti jadi semrawut alias gila-gilaan.
Mesin Suzuki Satria yang berkapasitas 150cc hasil dari perkawinan piston diameter 62mm dan stroke 48,8mm dengan perbandingan kompresi 10,4 ini harus kita rombak spesifikasi-nya jika anda memang berniat menjadi raja jalanan.
Selanjutnya kita akan merubah spek mesin menjadi stroke 61,8mm hasil dari stroke standar yang dinaikkan langkahnya 6,5mm dan piston 65mm merek hispeed yang sudah ada coakan klep buat 4klep.
Kalo dihitung kapasitas mesin nya menjadi :
V = 0,785 x 65 x 65 x 61,8 = 204,9cc
kapasitas segini sudah bisa buat turun drag resmi di kelas bebek 4tak sampai dengan 200cc Mantaff…!!!
jangan lupa stroke yang naik 6,5mm ini membutuhkan paking blok bawah aluminium setebal 4,5mm. Kemudian piston di buat dome dengan ketinggian 1mm saja lalu pangkas head sebanyak 0,5mm.
Ngomongin head pasti ngomongin klep juga… Langsung aja hajar klep standar (23-19) dengan klep ukuran 25 intake dan 21 exhaust.
Kemudian jangan lupa juga noken as di modif sehingga memiliki lift 7,8mm dengan durasi 280 intake dan 276 exhaust. Langkah berikutnya, masih seputaran head, jangan lupa porting in dan ex menjadi lingkaran, kan standar nya oval… Porting dengan diameter saluran intake 28mm dan exhaust 27mm.
Untuk pegas klep pakai standar saja karena masih cukup kuat koq. Masalah penyaluran tenaga alias kopling dan per kopling, bisa diganti dengan produk racing.. Pasti oke..
Pastikan juga magnet terkena bubut melingkar 1,5mm biar enteng dan menunjang akselerasi nantinya. Berikut masalah karburator. Disini cukup pake karbu NSR SP berdiameter 28mm, jangan besar2 karbu nya, ntar susah cari lawan… Hheheheeeehhee… ;)
Setting pilot jet 42 dan mainjet 125. Putaran angin 1,5putaran. Lalu untuk urusan pengapian, serahkan saja pada cdi rextor – boleh yang adjustable atau yang programable – setting dari 15 derajad sampe 38 derajad di rpm 9000. Limiter dipatok di rpm 14000 saja sedangkan untuk gigi rasio alias transmisi pake standar saja gak masalah
Terakhir… dan ini yang paling penting di modif balap liar ini… Kalo sudah selesai menjalankan langkah-langkah modifikasi suzuki satria fu150 diatas, maka sekarang adalah waktunya cari duit dan Tetaplah sehat biar bisa kebut-kebutan tiap hari… Hehehehe… :D



Head racing satria F150
Fokus tetap pada modifikasi sektor otak tenaga motor 4 ketuk, yaitu pada desain kepala silinder, noken as, konfigurasi katup, jalur pemasukan dan pembuangan bahan-bakar, serta perbandingan kompresi. Katub standard yang berdimensi 22 milimeter pada inlet dan 19 milimeter pada outlet, pastinya langsung kita lengserkan, lha wong MX aja biasanya pake katub Satria F bahkan spec 2010 mengadopsi katub yang lebih besar lagi, masak satria F pake katub standardnya, lha nanti kalau ditengah jalan disalip MX dikiranya Sulapan, trus setengah percaya ga percaya hehehehhe :D
dial cam satria F
dialing cam satria F150
Sebenarnya apa kurang besar sih katub standard FU? Untuk desain motor standard itu sudah lebih dari cukup. Dengan dimensi piston berdiameter 62mm, katub inlet fu yang berdiameter 22mm itu kalau di konversi menjadi single valve aslinya sudah sebesar 31mm. HAH?! Gede banget..?! Ga percaya? mari kita hitung, luasan area tiap katub Fu senilai 380 mm persegi, didapat dari perkalian konstatanta Phi dengan kuadran jari-jari katub. Hasil itu dikalikan jumlah katub yang sebanyak 2 biji, didapat 760 mm persegi. Nah luasan ini akan kita pakai untuk mencari diameter katub jika Fu itu memaki single valve saja, maka 760 dibagi konstanta 3,1416, hasilnya kemudian di akar kuadrat untuk mencari jari-jari katub bayangan. Ketemu hasil akhirnya = 15,55mm itu jari-jari katubnya. Nah kalau diameternya berarti ya 31mm toh. Bandingkan dengan tiger yang memiliki piston 63.5mm dengan katub inlet 31.5, fu memiliki bore to valve ratio lebih besar dibanding tiger. Tapi itu kan untuk ukuran standard…

Suzuki satria F 150
Kalau modifikasi ya langsung saja benamkan klep 24/21mm ke kepala silinder Satria F, untuk mengimbangi silinder yang dijejali piston SCORPIO. Ukuran itu sudah cukup pas seperti bawaan Scorpio yang berdiameter klep inlet 34mm. Torsi lebih besar, disokong dari kapastitas torak silinder yang membeludak 8mm. Nafas mesin disokong dari dimensi katub lebih besar, alhasil bisa dibentuk ulang geometri porting yang lebih luas.

Bore UP Suzuki Satria
Ditambah angkatan noken as setinggi hampir 8milimeter. Untuk mendesain noken as satria F150 ini, kita pun meriset alat bubut noken as yang baru, selain buka-buka lagi buku noken as, ngerpek hehehehe… Alat yang baru  dengan fitur pengunci durasi, memaksimalkan kepresisian kinerja cam, sehingga antar 1 lobe cam dengan lobe yang lain dapat ketemu titik phasing yang sama serta profil cam serupa. Dengan adanya pengunci durasi ini kita jadi lebih mudah membikin kem, tinggal tetapkan patokan yang dimau, nyalain mesin kem, tinggal merem juga jadi deh hehehehehe…

Belajar tiada henti...

Mesin bubut cam terbaru, lebih stabil, lebih presisi
Venturi karburator agar dapat mensupplay nafas tenaga mesin minimum 28 milimeter dengan sistem bukaan skep langsung bereaksi terhadap kabel gas, tidak seperti karburator bawaan motor yang lemot… heheheheh ga sporty banget.
Kemudian bagaimana mensiasati bentuk porting satria F150 yang cenderung oval? Jangan pusing, lha wong porting Bajaj pulsar yang bentuk kotak aja kita bisa pecahkan solusinya, apalagi ini… yeekkkk guaya… langsung ditimpuk sandal dah kalok belagu :D
Pada jaman dahulu kala, saat berguru di padepokan silat, sang suhu racing mengajarkan ilmu konversi geometri oval ke dalam bentuk bulat. yaitu panjang +  tinggi, dikali 50 %. Waktu itu saya ga percaya eh disuruh nyopot karburator motor jupiter saya, disuruh ngukurin, trus suruh bongkar n bersihin karburator sekalian, lalu ukur diameter tabung skep jupiter, eh lah kok sama dengan rumusnya… nemu nang di wong iki rumus koyo ngene, apes deh kena dikerjain suruh bersih2 karburator gara2 ga percaya wkwkwkkw :D Ya sementara ini pake rumus itu dulu sampai nanti saya temukan rumus yang lebih presisi pake sin cos tangen , kalok makin rumit kan kayaknya lebih keren gitu hehehehe…

Porting head satria F150
Akhirnya dengan patokan itu, mas wawan langsung saya komando untuk melebarkan porting satira f sepanjang 30 milimeter dengan tinggi sebesar 26 milimeter. Didapat hasil konversi porting sebesar 28 milimeter, ya cukupan lah untuk mengatur gas speed dan velocity satria F yang rendah karena langkah nya pendek. kalau portingnya kebesaran justru bisa-bisa motor jadi boyo n ngos-ngos an… Gawat tuh.
Sama halnya  dalam porting exhaust suzuki satria 120 R, kalau exhaust port ketinggian, durasi terlalu besar, rasio kompresi dinamis rendah otomatis motor loyo, kecuali squish pada silinder head dipadatkan dan minta bahan-bakar oktan tinggi baru mau, ya tapi kan ga cocok kalau buat harian…

Satria 120 R
Eh kok jadi bahasin 2 tak ya ehehhehe… tapi seru juga kok modif suzuki satria 2 tak, jadi inget masa SMA dengan desain knalpot 3V3, plus dibenamkan piston dari motor sport RGR 150cc… karburator SP 28mm, biuuuhhhhhh… ngeri! Tapi menyangkut masalah knalpot suzuki 2 tak ini, dari dulu, jika tukang knalpot ente mau berkata jujur, pasti bilang susah menemukan setelan yang pas, apalagi jika basic korekan mengandalkan knalpot standard meski silincer sudah dibenami pipa 20 milimeter. Namun dengan perhitungan yang ada, paling tidak kita bisa membuat desain yang ideal untuk karakter mesin tertentu. Tinggal ketelatenan mekanik lah yang menentukan hasil akhir setingan.
Blok satria 120 R
Tuning Blok Suzuki Satria

Kalau ini porting untuk karburator gede :D
Lanjut ke satria baja hitam kita, selesai desain mesin, kita cari aksesoris pelengkap pembangkit tenaga, otak pengapian kita percayakan REXTOR untuk menyelaraskan kurva dengan laptop. Kemudian gas buang kita belanjakan dari produk CMS, lekukan dan dimensi pipanya menarik hati, meski 20 lembaran uang merah harus dikorbankan pemilik motor untuk meminang knalpot istimewa ini. PERFECTO DE ITALIANO :) Keren modis gaul dan bisa dibuat balap… ya Satria F150

cara meracik satria fu untuk Drag

Pertama yang namanya motor drag yang pasti sudah ngga boleh untuk motor harian. Yang pasti saja, kalo motor raider seperti satria fu ini, kalo loe mau garap mendingan untuk full setting adalah bagian pengapian dan prosneleng gigi, bisa juga pada bagian seher dan noken as sudah cukup untuk motor kenceng. Seher bisa operses 150 noken as bubut lagi, kemudian pada bagian kampas kopling juga bisa ditambahin beberapa mili untuk kenakalan (galaknya) main gigi. Loe bisa juga ganti pengapian dengan menggukan CDI yang menurut elo sekarang ini buat andalan motor kenceng, misal CDI mio, yah yang kira-kira pengapian besar adalah motor-motor sekelas matic. Untuk main kopling jangan sampai kopling lepas angus alias selip.



Kampas kopling bisa bubut dan tambahan 1/2 cm, 1/4 cm makin tebel makin galak giginya. Tapi jangan terlalu banyak nambahin kampas soalnya kalo kebanyakan kampas bisa jadi gigi sangat keras untuk diinjak. Yang banyak jadi masalah adalah saat mengorek satria fu pada bagian noken as. Nah cara mengorek satria fu ini musti pake banyak aturan kalo emang motor elo pingin bener-bener kenceng dan nga cepet rusak. Ganti seher besar sudah pasti, penipisan full set, tambahan gir gigi depan, dll. Dan yang terakhir kalo motor elo udah kenceng tinggal atur aja body untuk drag race. Yang lagi tren untuk drag sekarang satria fu kan? ngga usah segan-segan buat motor elo biar kenceng dan yang pasti kalo motor elo banyak yang takut alias udah sering menang buat tanding yah jelas pertama elo punya nama dan kedua juga

EKO CHODOX DENGAN TIM BARUNYA AKAN MELESAT SEPERTI ANGIN

Rabu, 09 Januari 2013



ManiakMotor – Drag Bike 2013 semakin panas, tapi jangan terlalu panas bangat, nanti angus.  Tim-tim trek lurus sudah mulai ancang-ancang tahun depan yang tinggal seminggui. Barusan terdengar Tim Abirawa akan diperkuat Eko Chodox. Pendekar drag bike dari Semarang, Jawa Tengah ini, sebelumnya dikontrak KickStart Baitech sepanjang 2012.
Abirawa adalah tim yang bermarkas di Pondok Gede, Bekasi yang di pengujung 2012 mendebrak dengan special engine KTM250SX yang 2-tak. Masih ingat kan, Chodox pernah berlari 6.940 detik dengan motor tersebut di Sentul, Oktober lalu.  "Saya tertarik ke Abirawa, karena tim ini punya motor yang berpotensi memecahkan rekor," alasan pemilik nama asli Eko Sulistyo yang 2013 akan sendirian menggunakan KTM250SX andalan Abirawa. Berarti ingin mencetak sejarah di bawah 6.9 detik.
Randy Abirawa selaku pemilik Abirawa mengaku bangga dengan masuknya Chodox ke dalam tim intinya. "Eko adalah joki yang peka terhadap motor. Tahun depan dia akan turun hampir di semua kelas, hanya matik dia tidak akan ikut, karena Abirawa memang tidak punya," kata Randy yang belum mau me-launching nama timnya, karena masih menunggu salah satu calon sponsor.
Chodox akan ditemani R. Cholid Teor dan Amir Ceria di dalam tim tersebut. Kedua joki itu memang telah lama membela Abirawa, "Semoga dengan masuknya Chodox tim kami semakin kuat di drag bike Indonesia," pungkas Randy yang tahun depan akan fokus di tiga event drag bike, salah satunya drag bike ramuan Suzuki.
Mantap lah, bisa loncat, kan ada Chodox hehe
ARDAN MEMBER DX-2 KUTUE LONCAT

Teknik untuk start 75% untuk kecepatan gazz maboer



DX-2 MOTOR SPEED (KUTUE LONCAT) Namanya balap pasti dari start  ke finish. Tidak mungkin dari finish ke start. Itu namanya otak kamu sudah korslet. Pun begitu di balap dragbike. Di trek lempeng itu, 75% kemenangan ditentukan start. Tentu dengan motor yang kenceng. Salah start, silakan balik badan ke paddock. Menyerah.
Cerita start para pedrag, rata-rata sudah jagonya. Tetapi masih ada yang spesial. ”Di drag bike, 75% kunci suksesnya saat start. Start yang bagus adalah konsentrasi tinggi. Gerakan motor harus sama cepat dengan lampu hijau. Itu wajib, karena di situ banyak mempersingkat waktu,” yakin Eko Chodox, pendekar drag bake from Semarang, Jawa Tengah.
Joki yang langganan juara di drag bike, motor mereka dari garis start seperti loncat. Saat yang sama tidak ada gejala angkat roda depan dan belakang akan spin. Dulu, joki-joki road race pernah berguru pada mereka soal kecepatan motor dari diam dan lari. Jitu momentum melepas kopling, rpm dan posisi badan mereka.
Termasuk Eko itu yang startnya seperti katak. Makanya dijuluki Eko Chodox. Sekarang doski  akan memperkuat pasukan Abirawa. ”Kosentrasi sudah harus penuh sejak di waiting zone. Adaptasi dan hitung  interval kedipan lampu start. Pelajari juga cara star pembalap sebelumnya, jika dia melakukan kesalahan jangan ulangi,” kata Eko yang bukan pelawak temannya Parto.
Lakukan burn out untuk memanasi ban. Dengan ban yang panas, kompon akan lengket ke aspal. Ngegrip, kata orang. Roda kemungkinan tidak akan cakar di tempat. Coba panasi karet kolor dan pegang, selain panas juga lengket di tangan. Nah seperti itu maksudnya ban dipanasi.
Lalu? “Posisi badan condong ke depan dengan posisi 45°. Jangan lupa berdoa minta keselamatan dan kemenangan,” urai Chodox yang punya nomor star 26, mirip Dani Pedrosa. Intinya, kata Eko star itu sesuaikan kondisi trek.
Harus pandai juga  mainkan kopling yang pas dengan rpm saat start. Di dalamnya juga tekanan angin ban, “Angkanya tak hapal, feeling aja. Ini perlu untuk antisipasi biar tidak sliding. Lebih bagus latihan yang banyak,” lanjut Eko yang diiyakan jagoan papan atas trek lurus macam Dwi Batank atau Bowo Samsonet.
Hendra Kecil, yang memang masih kecil akui kalo ilmu Eko Chodox sering ia terapkan. Asal sampeyan tahu, bocah 13 tahun ini memang lagi naik daun. Patut diperhitungkan, ”Start itu memang utama. Gampang-gampang susah. Sudah full kosentrasi, tapi kadang juga tak mulus,” kata Hendra yang terus mengasah pengalaman alias jam terbang, dia masih kalah dalam hal ini dibanding Chodox dan Batank serta pengebut senior lain.
Antonius Petruk, drag biker kawakan juga memposisikan start terpenting dalam drag bike. Katanya, konsentrasi paling utama, agar tidak melakukan kesalahan pundamental. "Pelintir gas sesuai torsi yang diminta, agar motor tidak liar. Tetapi kalau motor pelan juga, susah juara,”   PALENG WENAK GGGGAAAAAAAAAAZZZZZZZZZ MABOERRRRR

Senin, 17 Desember 2012

macam aliran modif satria fu 150

Macam Aliran Modif Satria FU

Yap kali ini ane maw cb sdikit ngebahas beberapa macam aliran modif sederhana bwat satria fu,cuz sekarang ini udah banyak banget parts penunjang untuk ngemodif neh motor,gk kek dulu masih langka..heuheuh

Here we Go…:

1.Old School

Yap ciri aliran yg satu ini bisa di bilang lg booming bgt,cuz gk perlu banyak yang di modif karna hanya menonjolkan satu ciri aja,missal yang paling menonjol adalah penggunaan velk Spoke Wheel / Jari – jari

Ciri khas utama:

-Velg Jari – jari

-Aksesoris Bolt On

-Ban Kecil

-Saluran Knalput Racing,dll

2.Drag Style

Yap Dsini masih ada unsure Old School Nya jg,dmn penggunaan velg jari2 sangat di wajibkan,kenapa??biar makin enteng lha tarikaaaan nya,heuheuheu

Ciri Khas:

-Stang Jepit Aftermarket

-Velg Jari2

-Ban Kecil

-Trondol / Body Semi Open

-Penggunaan Full Parts racing ( Jeroan Mesin Sampe Knalpot,,Wajib Bgt )

3.Elegance

Aliran Ini Lebih sedikit merombak Fu untuk Gaya2an aja siy,FU standarnya aja dah keren,apa lagi di tambah ini itu..euheueh

Ciri khas :

-Body Full Airbrush / Cat Unique

-Rangka dan Kaki2 Berlapis Chrome

-Full Acc (Racing gk Wajib)

-Dll







4.Racing Look

Aliran Ini lebih menonjolkan aura balap untuk FU nya,maybe ada yang sampe ngeggunain acc Full Racing

Ciri Khas :

-Foot step Underbond

-Knalpot Racing

-Body Simple Collor

-Penggunaan Ban Besar

-Velg Masih Racing

-Jeroan sampe Part Penunjang Full Racing

-Gp Look

-Body Custom

-dll








Ya ane rasa sekian dl cuz masih buanyak buanget pic yg gk iso ane uplod,jadi yang penting usahain kl maw modif satria fu nya jangan ilangin parts yang paling vital,macam kaca spion,lampu,pentil,plat no ame Helm Ber SNI,cuz bisa2 d sentil tar ente ame pakpol..hahahahahah

kl ada yang maw nambahin silahkeun sharing d sini,tar biar ane edit lagi..

Keep Safety Riding Braderss

Jumat, 30 November 2012

langkah2 agar lari satria fu maksimal.....

♠ Berikut adalah tips pertama untuk korek harian untuk satria fu kamu:



ya main jet naikin 2-3 step. Misalnya dari 115 jadi 130 (karena mainjet paling efektif untuk 3/4 - full throttle alias gas dibuka pol)adalah untuk top speed. Kalo pilot jet ga ngaruh untuk top speed tapi untuk start awal, pilot jet untuk 0 - 1/4 throttle..tapi kalo mo agak enak ya bisa naikin 1-2step, misal 12,5 jadi 15 atao 17,5..jangan terlalu besar nanti boros dan karburator bisa mengembun karena bensin banyak tapi udara cuma seadanya.

nah sisanya 1/4 - 3/4 throttle (hitung dari putaran grip di setang) naikin klip jarum skepnya 1-2 tingkat.

kalo bisa filter udara dibuka dan diganti pake after market kaya K&N ato yang produk cina (yang filternya diolesi oli) supaya angin lebih banyak masuk tapi debu tetep terperangkap di filter.

tapi air screw diset lg.( putar air screw, searah jarum jam sampai mentok, lalu putar lg ke kiri sampai dapat rpm tertinggi, lalu baru atur gasnya turunin jd 1400 rpm),biasanya dapat 1 - 1 1/2 putaran counter clockwise,berarti pilot jetnya pas…

Nah kalo karburatornya kan Mikuni BS 26-187 (dia. 26 mm) kalo mo diganti Keihin PE 28 (dia. 28 mm) juga bisa dan harus di re-jetting lg (ganti pilot jet, mainjet dan atur posisi clip jarum skep yang paling cocok). tapi pake standardnya jg udah enak ko...

trus untuk mekaniknya, gear (sprocket) belakang kurangi 2 atau 1 mata, mis dari 43 menjadi 41 atau 42 mata..atau gear depan ditambah 1 mata..

Tarikan jd sedikit kurang tapi top speed akan bertambah..

Kalo kompresi satria udah cukup tinggi 10,2 : 1 , jd emang mesti pake pertamax 92..kalo mau naikin kompresi lg sih terserah.. tp bensin oktannya mesti pake yang tinggi (mis. pertamax plus 95), kalo ngga nanti mesin bisa knocking alias ngelitik..kalo dibiarin yaa mesinnya kasian dan jd cepet rusak komponennya, piston, ring piston dll..





♠ berikut tips kedua untuk korek harian satria fu:



PUTARAN BAWAH MBREBET

Gejala mbrebet di putaran mesin (rpm) bawah banyak dirasakan penyemplak Satria F150. Bahkan selepas pelintir gas terkadang disertai letupan di moncong knalpot. Hasil penyelidikan ADI, mekanik Kondang, Krian Sidoarjo, menemukan indikasi minimnya suplai bensin. Sebab, ukuran pilot jet 12,5 terlalu kecil melayani mesin gambot berkapasitas 150 cc.



"Pernah saya praktikkan mengganti ukuran 15 sampai 17,5. Keluhan brebet beberapa konsumen bisa teratasi. Lalu setelan angin sedikit dibuka. Bila standarnya setengah putaran ditambah menjadi satu putaran," ujar Adi.



Nah, karena putaran atas tidak bermasalah ukuran main jet biarkan standar. Tetapi buat menambah power atasnya silakan dinaikkan satu step. Yaitu dari 110 menjadi 115.



Selain mbrebet, karburator model vakum Satria F150 dikeluhkan kurang responsif. Gas dipelintir mendadak tarikan motor justru tercekik. "Satu-satunya solusi hanya dengan mengganti karbu. Pilihannya Mikuni 26 (Yamaha RX-King), Keihin 26 (Honda NSR 150R) atau Keihin 28 (Honda NSR 150SP)," tambah mekanik ceking ini.



Apabila memilih pemasok dari NSR SP gunakan pilot jet 38 dan main jet 120. Berbeda jika pakai karbu RX-King. Putaran bawah minta spuyer 22,5 dan atasnya 150. Bahan bakar sebaiknya tetap menggunakan Pertamax. Bila ganti Premium muncul gejala ngelitik.



CDI LIMITER

Bagi yang doyan kebut-kebutan dijamin kecewa dengan CDI Satria F150. Pada 11.000 rpm, putaran mesin tercekik karena otak pengapiannya dilengkapi limiter. Mengatasinya langsung ganti dengan CDI tanpa pembatas rpm (unlimiter). Pilihannya cukup banyak mulai produk lokal hingga impor.



Paling murah buatan Cibinong (CDI BRT) dibanderol Rp 550 ribu. Atau otak pengapian Thailand seperti LEK dan TDR Racing. Bahkan keluaran Jepang merek Shindengan juga tersedia. Harga bervariasi mulai Rp. 1,1 juta sampai Rp. 1,7 juta.



Keluhan lainnya, CDI rawan hilang. Letaknya di kolong cover bodi bisa diraba dengan tangan. Maling dengan mudah menggapainya. "CDI konsumen saya ada yang nyaris hilang. Posisinya sudah terlepas dari dudukannya. Mencegahnya bisa diikat dengan cable ties ke rangka," saran Adi.





♠ Langkah ketiga tips untuk satria kamu tapi tips ini agak mengeluarkan kocek yang agak lumayan tapi sebanding dengan peningkatan performanya:



2.Suara mesin cek..cek..cek..(yah kira2 begitu deh suaranya) pada saat dingin dan setelah mesin panas suaranya hilang. Itu tanda dari baut penonjok tensioner haus atau pernya sudah lemah. Resikonya rantai keteng loncat dan pastinya klep nonjok ke piston, dan hancur :))

Solusinya : Ganti baru dengan harga yg cukup mahal 100rb lebih, atau bisa diakali dengan beli punya Suzuki smash kira2 50rb trus tambah daging ke tukang bubut. dipasang lg hasilnya setelah 2 thn gak ada masalah sampai sekarang. Tambahan : Bisa Juga dengan membuat drat baru di tensioner luar dan diganti dengan baut yang panjang untuk nonjok sampai ke dalam, jadi itungannya kita tinggal mengencangkan baut secara manual apabila suara rantai keteng kita sudah mulai brisik.



3.Suara rantai dan gir klotok - klotok.

Solusinya : Bisa dari girnya sudah haus minta diganti yg baru atau tanda stelan rantai terlalu keras, so.. tinggal distel ulang jangan terlalu kendor jangan terlalu keras yang sedang2 saja dirasa pake jari ketegangan rantainya.



4.Pasang karbu Keihin PE 28mm ( Karbu SP)

Solusinya : Ganti kabel gas dan disesuaikan panjangnya bisa juga pakai originalnya tapi harus dipotong dan di solder ujungnya agar pas. Jangan pakai spuyer aslinya ganti disesuaikan dengan kondisi motor, semisal bisa pakai pj/mj 17,5/120 atau 17,5/115 (kondisi standar). Herannya malah jauh lebih hemat bensinnya, logikanya kita buka gas sedikit saja sudah ngacir. Trus diusahakan untuk mencopot kran bensin vakum ganti dengan kran bensin manual bisa pakai punya kitaco atau merk lainnya, untuk mencegah kalau2 sampe banjir bisa langsung ditutup aliran bensinnya dan bisa mempercepat aliran bensin ke karbu.



5.Meningkatkan Performa Step - Stepnya :

- Ganti Pilot Jet dan Main Jet (kalo bisa original karena ukurannya pas)

- Ganti Karburator bisa SP PE28(Recomended), Punya Ninja, RX-King (Recomended), PWM 28 Vacuum kalo gak salah, dll, tergantung minat dan kantong :).

- Ganti knalpot berikut silincernya, bisa pake model freeflow seperti Endurance stainless(recomended for circuit use) atau carbon(recomended for street only), Yoshimura Titan, DBS.

- Ganti CDI non limiter bisa pakai Lek Step 1 kisaran 1jt, Lek Step 2 kisaran 1,7jt, Shindengen kisaran 800rb, Shindengen E8 kisaran 1,8jt, Mr. Ya kisaran 4jt, BRT kisaran 650 - 900rb, XP kisaran 700rb, Rextor kisaran 800rb.

- Ganti Koil racing bisa pakai Blue Thunder kisaran 125rb, Nology Hotwire kisaran 1,5jt, YZ 250 kisaran 750rb.

- Porting Polish Headnya biaya kisaran 100rb 1 lobang.

- Paking head ke blok yang besi di copot 2 karena dia ada 3 lapis bisa meningkatkan akselerasi dan kompresi naik.

- Tutup lobang katalis dgn membuat paking dr besi atau besi babet sesuai dengan bentuknya.Dan lobang di bawahnya ditutup dengan baut topi ukuran 8 dengan drat 10. atau bisa di tap dan disumpel baut 10.

- Ganti gir depan dan belakang sesuai dengan setingan motor.

- Ganti ban kecil depan belakang (not recomended) , resiko kalo hujan daya cengkram ban ke aspal sedikit, dan kalo belok kecepatan tinggi resiko traksi hilang dari aspal.(Recomended) ban ukuran dpn 80/90/17, blkng 90/90/17, cari soft compound.

- Lampu kurang terang bisa ganti dengan bohlam Halogen apa saja atau bisa pakai Philips 35/35/12w, atau mungkin bisa pake HID khusus motor.

- Klakson kurang kencang bisa ganti yg stereo(double) dengan ditambahkan relay mobil, harga bisa bervariatif.

- Piston bore up bisa pakai scorpio dengan crankcase di bubut juga, FXR atau bisa pakai ukuran lain, Yang pasti cc naik dan akselerasi tambah yahud. Biaya dr 900rb - ?? tergantung minat. Resiko semakin besar cc dibawa hariannya makin tidak enak gak bisa pelan, karena stroke naik dari standarnya.

- Camshaft dibubut sesuai dengan settingan yang diinginkan.

- Ganti per kopling.

- Ganti per Klep (Not Recomended) karena banyak yg kejadian patah dan membuat klep bengkok atau bisa patah, makan biaya lagi tuh..

- Naikkan derajat pengapian(Not Recomended) resiko cam menghajar klep.

- Suara Rem blakang serasa membawa tikus di ban nyit nyit nyit, tanda kanvas rem kotor, buka dan bersihkan dan diamplas sedikit atau stelan rantai kiri dan kanan di arm tidak pas. Coba untuk menyetel ulang.

- Bensin pakai pertamax plus, bisa menambah performa dan menghemat karena pembakaran lumayan sempurna. Atau pakai pertamax, diusahakan jangan sering mengganti2 bahan bakar karena menyebabkan kerak di ruang pembakaran.

- Oli pakai yang semi sintetic jangan yang terlalu encer seperti 5w/40. Minimal 10w/40.

Rabu, 28 November 2012





Satria Fu 2012 New


Spesifikasi Satria Fu 2012 New - Berikut informasi tentang spesifikasi satria fu 2012 new yang telah penulis siapkan untuk para pengunjung setia di jualbeliforum. Bagi anda yang penasaran dengan spesifikasi satria fu 2012 new, silakan baca artikel tentang spesifikasi satria fu 2012 new dibawah ini.

Satria Fu 2012 New

Satria Fu 2012 New adalah salah produk sepeda motor andalan Suzuki. Berbagai macam fitur canggih ditempelkan di Satria Fu ini sehingga pantas bila harga Satria Fu terbaru 2012 cukup bisa membuat kita semua tercengang. Dengan harga Rp 18.575.000,- untuk wilayah Jabodetabek pasti akan membuat setiap orang bertanya - tanya mengenai spesifikasi dari Satria Fu terbaru 2012 ini. Untuk motor jenis bebek, Satria Fu memiliki berbagai macam keunggulan bila dibanding dengan motor di kelasnya. Bahkan dalam beberapa hal, Spesifikasi yang terdapat pada Satria Fu terbau 2012 ini tidak kalah dengan jenis motor sport yang berukuran jauh lebih besar.

Satria Fu memang sangat fenomenal. Walaupun banyak terjadi pro dan kontra di masyarakat penggemar otomotif mengenai motor ini, terlebih dengan melihat harga Satria Fu terbaru 2012, tingkat penjualan Satria Fu ini tidak bisa dibilang rendah. Motor yang memiliki daya maksimum mesin 16.0 Ps/9.500 rpm serta Torsi maksimum 1.27 kgm / 8.500 rpm ini memang tidak bisa diremehkan kemampuannya untuk dipacu dengan kecepatan tinggi.

Harga Satria Fu terbaru 2012 di wilayah Yogya bisa mencapai Rp 19.787.000,- untuk pembelian secara cash/tunai. Dan tentu saja harganya akan lebih melambung tinggi bila pembelian dilakukan dengan cara kredit. Walaupun demikian animo masyarakat Yogya untuk membeli Satria Fu ini tergolong cukup tinggi walaupun beberapa data menunjukkan bahwa banyak juga Satria Fu tahun 2012 kebawah yang ditawarkan dengan alasan ingin membeli jenis motor lain.

Berikut ini adalah spesifikasi dari Satria Fu 2012 New:

Rangka Kendaraan Satria Fu 2012 New:

Ukuran roda depan: 70/90 - 17 38S
Ukuran roda belakang: 80/90 - 17 44S
Rem depan & rem belakang: cakram
Radius putar: 2.0 m

Kapasitas Satria Fu 2012 New:

Tangki bensin: 4.9 liter
Oli mesin: 1.000 ml

Transmisi Satria Fu 2012 New:

Kopling: manual plat majemuk tipe basah
Transmisi: 6 speed constant mesh
Rantai penggerak: DID 428 DS, 122 mata

Mesin Satria Fu 2012 New:

Tipe 4 tak, DOHC 4 Valve, air cooled with SACS
Silinder: 1
Diameter silinder: 62 mm
Langkah piston: 48.8 mm
Karburator: MIKUNi BS 26-187
Kapasitas silinder: 147.3 cm3

Kelebihan Satria Fu 2012 New

- Tampilan yang Sporty dan sangat modis.
- Satria FU Sangat cocok menembus kemacetan.
- Tarikan yang sangat kencang
- Body yang simpel mempermudah pembersihan.
- Nyaman di tikungan.
-Stabil pada kecepatan tinggi.
- top speed Standar antara 136 - 147 kmh..
sangat kencang untuk motor bebek..
- Solusi tepat buat jomblo.

Kekurangan Satria Fu 2012 New

- Posisi tempat duduk saat berboncengan terasa kurang nyaman.
- Tensioner rantai keteng yang sangat rapuh. sebenarnya wajar karena rantai ini harus menggerakkan 2 noken as sekaligus. kan Satria FU bermesin DOHC.
- Konsumsi bahan bakar yang terhitung boros. tapi wajarlah, performa diatas rata-rata motor bebek lainnya, bahkan motor sport 150 cc seperti Vixion, Byson, Megapro..
- Sparepart ori yang mahal dan jarang
-ketika hujan cipratan air akan membasahi bagian lutut hingga kaki.
- Tangki bensin terlalu kecil sehingga Anda harus sering mampir ke pom bensin.

satria fu vs vixion

Klo bodi kedua2nya terbilang Keren, untuk bonceng cewek..tentu sdh OK lah….hehe, tinggal selera aja mau yg batangan ato yg bebek. Klo masalah larinya, satria fu masih unggul mungkin karena faktor bobot.masalah tenaga, emang bener sih tenaga fu sebesar 16 hp tp itu yg versi cbu(built up thailand)

a

sedangkan yg versi ckd 16 hp itu cuma klaim pabrikan, soalnya temen gw pernah ngetes pake dynotest, tenaga fu cuma 11,21 hp, mungkin ngejar garansi. Sedang vixion klaim pabrikan 14,81 hp. Dan waktu dites tenaganya hanya 13,15 hp diatas dynotest. Jadi klo sama2 standard kecepatan maksimal fu 126km/h-135km/h sedangkan vixi 125km/h-130km/h. Satria Fu masih tetap unggul karena pengaruh bobot dan tekanan angin.

Satu lagi keberadaan radiator gk ngaruh ama tenaga, karena dia hanya berfungsi sebagai pendingin mesin.

satria fu 150 harus mengakui saudara tua ya RAIDER R 150


  • Sejarah bebek-bebek Ayago asli import


                   Suzuki pada awal tahun 2000 silam adalah sebuah nama brand sepeda motor terkenal yang sering memunculkan jenis bebek sport CBU kejalanan Indonesia, baik itu oleh importir umum ataupun ATPM lokal. Mulai dari produk 2 tak sampai 4 tak pernah mengaspal dinegara ini. Sebut saja RK-Cool 110, Satria 120 LSCM, Raider 125, Raider 150 hingga Satria FU 150.
Semua tergolong sukses dipasaran pada waktu itu sampai sekarang, sampai akhirnya produk Satria FU 150 pun sudah berganti versi dari CBU utuh menjadi rakitan lokal demi untuk memenuhi permintaan konsumen yang banyak haus akan produk motor bebek hyper sport yang terbilang jarang dijajaran produk-produk motor ATPM lokal.



Suzuki RK-Cool 110 didatangkan secara langsung oleh pabrikan Suzuki Indonesia (Indomobil Group) dari negeri Gajah Putih pada rentan tahun 2002 sampai dengan 2004 akhir. Motor ini sejatinya untuk menggadang-gadang produk bebek YMKI yaitu Yamaha F1ZR 110 baik dari segi penjualan maupun diajang road race.
Mendapat respon bagus dari sisi penjualan walaupun pada waktu itu dibanderol dengan harga kurang wajar untuk sebuah bebek lokal berkapasitas 110cc yaitu kisaran hampir 18 juta rupiah. Apa saja sih yang sebenarnya menjadi daya tarik konsumen akan motor ini ????
Yang jelas model, tampilan dan tenaganya beda dari pada produk kompetitor waktu itu (F1ZR) walaupun sama-sama menganut mesin 2 langkah berpendingin udara, berkubikasi 110cc, tapi kelebihan yang tidak dimiliki lawan adalah mesin tegak, menganut model ayam jago, shockbreker belakang monoshock, berpenghenti laju disk brake depan belakang. Selain itu spesifikasi lainnya adalah berkaburator Mikuni VM 17, bore x stroke adalah 52.5 x 50.5mm, kopling basah, aki basah kering, manual stater, setang clip on, kapasitas tangki bahan bakar 5lt, kapasitas oli samping 1.2lt, bertransmisi 5 percepatan, menggunakan lingkar roda 17″-2.25 depan, 17″-250 belakang, castwheel dan berat total motor 94.5kg….dan yang pasti dengan kondisi standar pabrik mampu digeber sampai dengan 120kph…hmmm…lumayanlah power yang dihasilkan untuk ukuran motor dibawah 125cc bermesin 2 langkah waktu itu.
Konon motor ini didatangkan dalam 3 varian model yaitu: RK110Z, RK110S-Z, dan RK110SC-Z.
Untuk lebih jelasnya mengenai seluk beluk, plus minus, dan lain-lain dari motor ini, para om-om sekalian bisa langsung menyambangi warung om Adicuzzy disini untuk berkonsultasi, sharing opini atau menambah ilmu tentang Suzuki RK-Cool 110.


—————————————————————————————-

Masih ditahun yang sama, selang 4 bulan setelah keberhasilan penjulan RK-Cool 110 dipasaran oleh ATPM lokal, maka hal tersebut menarik perhatian pihak importir umum untuk mendatangkan produk Suzuki yang hampir serupa dengan RK-Cool 110 tapi sudah bermesin 4 langkah yaitu Suzuki Raider 125 dari negeri Thailand.
Adapun model dan bentuk dari motor ini bak pinang dibelah dua…benar-benar hampir sama…catet hampir sama tidak sama persis…tapi yang membedakan produk ini dengan sang kakak adalah disektor teknologi yang diusungnya.
Mesin sudah menggunakan teknologi 4 langkah DOHC 4 katub berkapasitas 125cc berpendingin  udara plus ditambah oil cooler, berkompresi 10.2:1, berkaburator Mikuni BS 26, bertransmisi 5 percepatan, setang clip on, koping basah, aki basah kering, manual stater, berpenghenti laju disk brake depan belakang, berat total motor 105kg, kapasitas tangki bahan bakar 4.5lt, menggunakan roda diameter 17″-70/90 depan, 17″-80/90 belakang, castwheel…dan bebek jago ini mampu dibejek gasnya hingga 125 kph dalam kondisi mesin standar pabrikan.
Dimata konsumen penikmat kecepatan, motor ini mendapat apresiasi lumayan dipasaran.


Walaupun pada tahun 2004an produk ini sudah tidak diproduksi dinegara asalnya Thailand, tetapi minat konsumen dalam negeri akan Suzuki Raider 125 cukup bagus maka pada tahun itu juga, oleh importir umum didatangkanlah secara bulat-bulat adik kandung dari Suzuki Raider 125 yaitu Suzuki Raider 150 dengan harga dipatok pada kisaran 26juta rupiah fresh from dealer. Produk ini merupakan perbaikan dan peningkatan kapasitas mesin lebih besar dari pada sang kakak.
Menyandang mesin 4 langkah kapasitas mesin 147.3cc perpendingin udara plus oil cooler, DOHC 4 klep, bore x stroke adalah 62.0×48.8mm, berkompresi 10.2:1, horsepower 65 16.5hp pada 9.500rpm, maksimum torsi 12.76 nm pada 8.500rpm, berkarburator Mikuni BS 26, kopling basah, aki basah, manual stater, kapasitas tangki bahan bakar 4.9lt, berpenghenti laju disk brake depan belakang, setang clip-on, monoshock, menggunakan lingkar roda 17″-70/90 depan, 17″80/90 belakang, dan berat total motor ini adalah 95kg…sedangkan untuk kecepatan maksimum motor ini sanggup dipacu sampai 135kph.


————————————————————————————

Melihat ceruk pasar yang lagi-lagi terlalu segmented tapi berpeluang untuk menghasilkan pundi-pundi keuntungan dalam hal penjualan motor bebek hyper sport berteknologi 4 langkah, maka hal tersebut menarik minat ATPM lokal Suzuki Indonesia (Indomobil Group) untuk mendatangkan produk sekelas dengan Suzuki Raider 150 yaitu Suzuki Satria FU 150 pada tahun 2004 secara CBU dari Thailand dengan melakukan beberapa minor change (reduksi komponen) agar bisa menyesuaikan dengan kondisi bahan bakar dan harga jual dipasar Indonesia.
Secara spesifikasi antara kedua motor tersebut bisa dibilang hampir sama secara keseluruhan, tapi ada beberapa yang menjadi pembeda dari Raider 150 dengan Satria FU 150 yaitu pada material komponen, dimana part daleman pada Raider 150 lebih tahan banting pada kompresi tinggi dikarenakan dinegara asalnya Thailand, motor ini harus wajib menggunakan bahan bakar beroktan tinggi minimal setara pertamax disini…sedangkan Satria FU 150, seperti yang sudah saya singgung diatas, telah mengalami reduksi part untuk gebukan kompresi yang sudah disesuaikan dengan kadar bahan bakar dinegera kita.
Secara tampilan, pembeda antara Raider 150 dengan Satria FU 150 adalah pada bagian lampu depan belakang, lampu sein, shroud pelindung blok silider pada mesin dan dasbord konsole pada speedometer.
Bicara soal performa, Satria FU 150 harus mengakui saudara tuanya yang hanya mampu digeber secara maksimal pada kecepatan 130kph beda 5kph dengan Raider 150.


————————————————————————————-
Berhubung waktu itu sudah diberlakukannya pembatasan produk motor 2 langkah, maka mau tidak mau pabrikan Suzuki Indonesia harus men’discontinoue penjualan motor RK-Cool 110′nya yang lagi-lagi sudah seperti yang saya sebutkan diartikel terdahulu mengenai tewasnya populasi bebek sport 2 langkah dikarenakan sudah tidak ada lagi kesempatan dan keuntungan dalam melakukan pengembangan mesin motor 2 langkah.

Disaat mulai diberlakukannya pembatasan motor 2 langkah dan masih dalam masa alih transisi teknologi dari mesin 2 langkah ke 4 langkah, ternyata Suzuki Indonesia juga sedikit masih memberikan secercah pemuas dahaga akan konsumen pecinta motor bebek underbone murni bermesin 2tak berperforma tinggi yang pada waktu itu sudah mulai jarang populasinya dijalanan negeri ini.
Pada rentang tahun 2004 sampai dengan 2005 didatangkanlah secara utuh motor hasil regenerasi dari Suzuki Satria 120 RU bermesin 2tak, yaitu Suzuki 120 LSCM atau banyak orang menyebutnya dengan “Satria Hiu” dari negera yang ngaku-ngakunya serumpun kita Malaysia.
* by d’ way Malaysia masih dianggap negara serumpun gak ya??? melihat perbuatannya kepada negeri pertiwi kita.
Motor ini menggotong mesin tegak 120cc berpendingin udara, reed valve, bore x stroke adalah 56x49mm, berkompresi 7.0:1, menggunakan karburator Mikuni VM 20, maksimum power 15.5ps pada 8.000rpm, maksimum torsi 1.50kgmf pada 7.000rpm, bertransmisi 6 percepatan, kopling basah, aki basah, shockbreker belakang monoshock, berpenghenti laju disk brake depan belakang, menggunakan roda berdiameter 17″-250 depan, 17″-275 belakang, dan total berat motor 101kg…membuatnya sanggup dipacu sampai batas kecepatan 140kph dalam kondisi standar pabrik…dan itupun masih ada beberapa konsumen yang mengklaim kecepatannya bisa lebih dari 140kph…GLEKKKKK!!!!!


—————————————————————————————-
Setelah Suzuki Rk-Cool 110 mati dari pasaran pada tahun 2004, dimasukkanlah produk bebek Satria FU 150 tadi sebagai pewaris tongkat estafet penjualan motor bebek jago andalan Suzuki. Pertama kali diperkenalkan kepada publik sewaktu ada gelaran event Jakarta Motorcycle Show pada tahun 2004 dengan banderol harga 16jutaan pada saat itu.
Kali ini respon pasar akan motor ini sangat luar biasa hingga sekarang. Sampai pada tahun 2007 keatas akhirnya pihak pabrikan Suzuki Indonesia memutuskan untuk meng’CKD produk Suzuki Satria F150 guna menghemat cost demi menekan harga jual kekonsumen, dan menjadikannya motor ini sebagai produk Flagship dari pabrikan berlogo huruf S (S atau Z ya???) tersebut.


Demikian dari saya,
Regards Topands Fu #070
Bersambung…



Suzuki RK COOL

RAIDER 150 cbu

SATRIA FU 150 CKD


MODIF SATRIA FU 150


         tips mengatasi mesin berisik  Pada fu.....

  1. Tips Mengatasi Mesin Berisik Pada Satria  FU-150
Buat penyemplak Satria F150 mungkin pernah mengalami hal seperti ini, Mesin dirasakan berisik. kretek-kretek-kretek begitu bunyinya .Nah, jangan panik bro! Ini masalah biasa, karakter mesin 4-tak ber-CC besar. Apalagi mesin satria kita berteknologi DOHC, Twin Cam, yang memiliki klep jauh lebih banyak dibanding mesin 4-tak biasa.
PERHATIAN :
Redaksi tidak bertanggung jawab atas hasil kerja yang dilakukan berdasarkan tips di bawah ini. Oleh karena itu tips di bawah ini lebih tepat dilakukan bersama dengan mekanik yang terlatih dan dipercaya.
Sebenarnya mesin berisik ada beberapa penyebabnya. Biasanya, mesin berisik disebabkan oleh:
1.  Katup yg berbunyi
2.  Bunyi dari bagian piston
3.  Bunyi dari bagian rantai timing
4.  Bunyi dari bagian kopling
5.  Bunyi dari bagian crankshaft
6.  Bunyi dari bagian transmisi
Nah penyakit yang biasanya dihadapi satria FU 150 biasanya bersumber dari bagian rantai timing, bahasa umumnya rante keteng. Kenapa sih bisa bikin berisik? ya penyebabnya bisa karena rantainya sudah ‘uzur’ bin melar, sproket (gir)-nya aus, atau karena stelan rantainya tidak pas lagi alias perlu distel lagi kekencengannya.
Sederhana sih solusinya, cukup dicek cam chain tension adjuster-nya bahasa gampangnya cek alat penyetel otomatis rante keteng. Cek apakah masih berfungsi atau tidak. Jika sudah tidak berfungsi maksimal ya memang musti diganti. Jadi ngak perlu asal claim minta diganti. Kalo masih berfungsi, artinya perlu distel lagi tuh tensioner!.
Ente pasti nanya deh, yakin tuh gara2 tensionernya yg gak bener? Logikanya sih gini bro. Motor kita ini baru, kemungkinan cacat produksi memang ada, namun itu sangat kecil kemungkinannya. Apalagi perusahaan sekaliber Suzuki, pasti ngak sembarangan membuat suatu produk. Minimal mereka telah menerapkan quality control setaraf 6 sigma, bahasa umum dikalangan specialist quality control. Jadi rantai timing – rante keteng- kendor alias melar bin uzur ataupun kasus sproketnya yang aus karena masa pakai harian.
Cara mengecek kl tensioner adjuster apakah masih berfungsi baik?
Gini nih caranya:
1.. Buka Cam Chain Adjuster Tensioner dari tempatnya. Gunakan kunci no 8.

2.. Setelah dibuka, dengan menggunakan obeng ( – )masukkan ke dalam celah tegangan rantai cam dan putar searah jarum jam untuk mengendorkan tegangan, kemudian lepaskan obeng ( – ).

3.. Untuk memastikan gerakan batang penekannya, bila batang penekannya macet/mekanisme pegasnya rusak ya harus diganti penyetel tegangan rantai keteng dengan yang baru.
Jadi, ngak melulu tensioner adjusternya musti diganti, cek dulu masih bekerja atau tidak. Jika masih bekerja, tinggal menyetel ketegangan rantai cam yang sesuai. Kalo sudah tidak berfungsi barulah diganti. Untuk berbagai kasus, penggantian ini biasanya gratis, karena masih dalam masa garansi.
OK, sekarang katakanlah cam chain tensioner adjuster masih berfungsi. Cara memasangnya gimana nih, apakah tinggal pasang aja atau perlu perhatian khusus?
Berikut ini langkah-langkah yang harus diperhatikan pada saat akan memasang kembali alat tersebut.
1..     Sebelum memasang, pastikan pegas penegang sudah dikunci. Caranya dengan obeng (-) putar searah jarum jam.
2.. Putar Crankchaft pada arah yang normal untuk menghilangkan kekendoran rantai antara crank sproket dan exhaust sproket.
3.. Setelah memasang cam chain tension adjuster, putar obeng (-) berlawanan arah jarum jam. Pada saat cam chain tension adjuster berputar batang penegang akan terdorong oleh daya pegas dan menekan cam chain tension adjuster yang sekaligus menekan rantai cam.

Berikut ini bocoran seting balap liar buat pemilik suzuki satria fu150 dari hku racing motorsport. Banyak yang bilang di dunia persilatan balap liar yang keras, kapasitas mesin mesti jadi semrawut alias gila-gilaan.
Mesin Suzuki Satria yang berkapasitas 150cc hasil dari perkawinan piston diameter 62mm dan stroke 48,8mm dengan perbandingan kompresi 10,4 ini harus kita rombak spesifikasi-nya jika anda memang berniat menjadi raja jalanan.
Selanjutnya kita akan merubah spek mesin menjadi stroke 61,8mm hasil dari stroke standar yang dinaikkan langkahnya 6,5mm dan piston 65mm merek hispeed yang sudah ada coakan klep buat 4klep.
Kalo dihitung kapasitas mesin nya menjadi :
V = 0,785 x 65 x 65 x 61,8 = 204,9cc
kapasitas segini sudah bisa buat turun drag resmi di kelas bebek 4tak sampai dengan 200cc Mantaff…!!!
jangan lupa stroke yang naik 6,5mm ini membutuhkan paking blok bawah aluminium setebal 4,5mm. Kemudian piston di buat dome dengan ketinggian 1mm saja lalu pangkas head sebanyak 0,5mm.
Ngomongin head pasti ngomongin klep juga… Langsung aja hajar klep standar (23-19) dengan klep ukuran 25 intake dan 21 exhaust.
Kemudian jangan lupa juga noken as di modif sehingga memiliki lift 7,8mm dengan durasi 280 intake dan 276 exhaust. Langkah berikutnya, masih seputaran head, jangan lupa porting in dan ex menjadi lingkaran, kan standar nya oval… Porting dengan diameter saluran intake 28mm dan exhaust 27mm.
Untuk pegas klep pakai standar saja karena masih cukup kuat koq. Masalah penyaluran tenaga alias kopling dan per kopling, bisa diganti dengan produk racing.. Pasti oke..
Pastikan juga magnet terkena bubut melingkar 1,5mm biar enteng dan menunjang akselerasi nantinya. Berikut masalah karburator. Disini cukup pake karbu NSR SP berdiameter 28mm, jangan besar2 karbu nya, ntar susah cari lawan… Hheheheeeehhee… ;)
Setting pilot jet 42 dan mainjet 125. Putaran angin 1,5putaran. Lalu untuk urusan pengapian, serahkan saja pada cdi rextor – boleh yang adjustable atau yang programable – setting dari 15 derajad sampe 38 derajad di rpm 9000. Limiter dipatok di rpm 14000 saja sedangkan untuk gigi rasio alias transmisi pake standar saja gak masalah
Terakhir… dan ini yang paling penting di modif balap liar ini… Kalo sudah selesai menjalankan langkah-langkah modifikasi suzuki satria fu150 diatas, maka sekarang adalah waktunya cari duit dan Tetaplah sehat biar bisa kebut-kebutan tiap hari… Hehehehe… :D



Head racing satria F150
Fokus tetap pada modifikasi sektor otak tenaga motor 4 ketuk, yaitu pada desain kepala silinder, noken as, konfigurasi katup, jalur pemasukan dan pembuangan bahan-bakar, serta perbandingan kompresi. Katub standard yang berdimensi 22 milimeter pada inlet dan 19 milimeter pada outlet, pastinya langsung kita lengserkan, lha wong MX aja biasanya pake katub Satria F bahkan spec 2010 mengadopsi katub yang lebih besar lagi, masak satria F pake katub standardnya, lha nanti kalau ditengah jalan disalip MX dikiranya Sulapan, trus setengah percaya ga percaya hehehehhe :D
dial cam satria F
dialing cam satria F150
Sebenarnya apa kurang besar sih katub standard FU? Untuk desain motor standard itu sudah lebih dari cukup. Dengan dimensi piston berdiameter 62mm, katub inlet fu yang berdiameter 22mm itu kalau di konversi menjadi single valve aslinya sudah sebesar 31mm. HAH?! Gede banget..?! Ga percaya? mari kita hitung, luasan area tiap katub Fu senilai 380 mm persegi, didapat dari perkalian konstatanta Phi dengan kuadran jari-jari katub. Hasil itu dikalikan jumlah katub yang sebanyak 2 biji, didapat 760 mm persegi. Nah luasan ini akan kita pakai untuk mencari diameter katub jika Fu itu memaki single valve saja, maka 760 dibagi konstanta 3,1416, hasilnya kemudian di akar kuadrat untuk mencari jari-jari katub bayangan. Ketemu hasil akhirnya = 15,55mm itu jari-jari katubnya. Nah kalau diameternya berarti ya 31mm toh. Bandingkan dengan tiger yang memiliki piston 63.5mm dengan katub inlet 31.5, fu memiliki bore to valve ratio lebih besar dibanding tiger. Tapi itu kan untuk ukuran standard…

Suzuki satria F 150
Kalau modifikasi ya langsung saja benamkan klep 24/21mm ke kepala silinder Satria F, untuk mengimbangi silinder yang dijejali piston SCORPIO. Ukuran itu sudah cukup pas seperti bawaan Scorpio yang berdiameter klep inlet 34mm. Torsi lebih besar, disokong dari kapastitas torak silinder yang membeludak 8mm. Nafas mesin disokong dari dimensi katub lebih besar, alhasil bisa dibentuk ulang geometri porting yang lebih luas.

Bore UP Suzuki Satria
Ditambah angkatan noken as setinggi hampir 8milimeter. Untuk mendesain noken as satria F150 ini, kita pun meriset alat bubut noken as yang baru, selain buka-buka lagi buku noken as, ngerpek hehehehe… Alat yang baru  dengan fitur pengunci durasi, memaksimalkan kepresisian kinerja cam, sehingga antar 1 lobe cam dengan lobe yang lain dapat ketemu titik phasing yang sama serta profil cam serupa. Dengan adanya pengunci durasi ini kita jadi lebih mudah membikin kem, tinggal tetapkan patokan yang dimau, nyalain mesin kem, tinggal merem juga jadi deh hehehehehe…

Belajar tiada henti...

Mesin bubut cam terbaru, lebih stabil, lebih presisi
Venturi karburator agar dapat mensupplay nafas tenaga mesin minimum 28 milimeter dengan sistem bukaan skep langsung bereaksi terhadap kabel gas, tidak seperti karburator bawaan motor yang lemot… heheheheh ga sporty banget.
Kemudian bagaimana mensiasati bentuk porting satria F150 yang cenderung oval? Jangan pusing, lha wong porting Bajaj pulsar yang bentuk kotak aja kita bisa pecahkan solusinya, apalagi ini… yeekkkk guaya… langsung ditimpuk sandal dah kalok belagu :D
Pada jaman dahulu kala, saat berguru di padepokan silat, sang suhu racing mengajarkan ilmu konversi geometri oval ke dalam bentuk bulat. yaitu panjang +  tinggi, dikali 50 %. Waktu itu saya ga percaya eh disuruh nyopot karburator motor jupiter saya, disuruh ngukurin, trus suruh bongkar n bersihin karburator sekalian, lalu ukur diameter tabung skep jupiter, eh lah kok sama dengan rumusnya… nemu nang di wong iki rumus koyo ngene, apes deh kena dikerjain suruh bersih2 karburator gara2 ga percaya wkwkwkkw :D Ya sementara ini pake rumus itu dulu sampai nanti saya temukan rumus yang lebih presisi pake sin cos tangen , kalok makin rumit kan kayaknya lebih keren gitu hehehehe…

Porting head satria F150
Akhirnya dengan patokan itu, mas wawan langsung saya komando untuk melebarkan porting satira f sepanjang 30 milimeter dengan tinggi sebesar 26 milimeter. Didapat hasil konversi porting sebesar 28 milimeter, ya cukupan lah untuk mengatur gas speed dan velocity satria F yang rendah karena langkah nya pendek. kalau portingnya kebesaran justru bisa-bisa motor jadi boyo n ngos-ngos an… Gawat tuh.
Sama halnya  dalam porting exhaust suzuki satria 120 R, kalau exhaust port ketinggian, durasi terlalu besar, rasio kompresi dinamis rendah otomatis motor loyo, kecuali squish pada silinder head dipadatkan dan minta bahan-bakar oktan tinggi baru mau, ya tapi kan ga cocok kalau buat harian…

Satria 120 R
Eh kok jadi bahasin 2 tak ya ehehhehe… tapi seru juga kok modif suzuki satria 2 tak, jadi inget masa SMA dengan desain knalpot 3V3, plus dibenamkan piston dari motor sport RGR 150cc… karburator SP 28mm, biuuuhhhhhh… ngeri! Tapi menyangkut masalah knalpot suzuki 2 tak ini, dari dulu, jika tukang knalpot ente mau berkata jujur, pasti bilang susah menemukan setelan yang pas, apalagi jika basic korekan mengandalkan knalpot standard meski silincer sudah dibenami pipa 20 milimeter. Namun dengan perhitungan yang ada, paling tidak kita bisa membuat desain yang ideal untuk karakter mesin tertentu. Tinggal ketelatenan mekanik lah yang menentukan hasil akhir setingan.
Blok satria 120 R
Tuning Blok Suzuki Satria

Kalau ini porting untuk karburator gede :D
Lanjut ke satria baja hitam kita, selesai desain mesin, kita cari aksesoris pelengkap pembangkit tenaga, otak pengapian kita percayakan REXTOR untuk menyelaraskan kurva dengan laptop. Kemudian gas buang kita belanjakan dari produk CMS, lekukan dan dimensi pipanya menarik hati, meski 20 lembaran uang merah harus dikorbankan pemilik motor untuk meminang knalpot istimewa ini. PERFECTO DE ITALIANO :) Keren modis gaul dan bisa dibuat balap… ya Satria F150
ardan memang oke xfuera